Memasuki usia 2-5 tahun merupakan salah satu kesempatan bagi anda untuk mengajarkan bahasa kepada anak. Hal ini juga akan mempengaruhi kemampuan dalam berkomunikasi saat mulai berinteraksi dengan orang lain. Misalnya saja pada saat memasuki fase PAUD atau TK. Bahkan, anda juga bisa menerapkan multilingual yang menjadikan salah satu pontesi terbesar dalam dunia akademi untuk jangka panjang. Tentu saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat anda memutuskan untuk menerapkan multilingual. Biasanya ini berkaitan langsung dengan kemampuan yang dimiliki anak secara langsung. Cobalah untuk mempertimbangkan berbagai cara menerapkan multilingual kepada anak.

5 cara menerapkan multilingual kepada anak dengan mudah

Anda harus memaksimalkan seluruh peluang untuk mengajarkan banyak bahasa kepada anak. Namun, pastikan juga bahwa bahasa ibu menjadi hal yang paling utama dalam berkomunikasi. Misalnya anda ingin meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara bersamaan. Tentu saja ada beberapa cara dan persiapan yang harus dilakukan. Bahkan, metode yang diterapkan juga akan sangat berbeda untuk masing-masing karakter anak. Berikut ini ada 5 cara menerapkan multilingual kepada anak yang bisa dicoba seperti:

  1. Terapkan satu bahasa untuk masing-masing bagian orang tua

Ini merupakan salah satu dari cara menerapkan multilingual kepada anak yang patut untuk dipertimbangkan. Masing-masing dari orang tua yaitu ayah dan ibu harus menggunakan bahasa masing-masing yang berbeda. Misalnya ayah menerapkan bahasa asing dan ibu menggunakan bahasa Indonesia atau sebaliknya. Metode seperti ini akan membantu anak untuk semakin mudah dalam mengenal multilingual melalui orang terdekat atau yang sering bertemu setiap hari. Hal yang paling penting tentu saja orang tua juga harus mengenal dan memahami bahasa asing saat mengenalkan sejak dini.

  • Coba dua bahasa sekaligus sejak dini

Mulailah dengan dua bahasa asing sekaligus kepada anak-anak. Metode ini memang dianggap cukup sulit pada awalnya. Namun, ada beberapa kosa kata yang mungkin menjadi pemicu agar anak bisa mengenal bahasa asing dengan sangat mudah. Cobalah mulai dengan kosa kata yang sangat mudah dipahami. Apalagi ada banyak pilihan kosa kata yang bisa digunakan untuk berkomunikasi. Mungkin anda bisa mencoba untuk menggunakan beberapa kosa kata berkaitan dengan objek yang ada di sekitar anak atau permintaan tolong untuk melakukan sesuatu.

  • Bahasa paling minoritas di dalam rumah

Penerapan metode seperti ini memang dianggap cukup ideal. Namun, anda juga harus mulai mengenal lingkungan yang ada di luar rumah. Cara ini dilakukan pada saat interaksi di luar rumah terlalu sering menggunakan bahasa Indonesia lalu anda harus mulai berkomunikasi dengan bahasa asing di dalam rumah.

  • Gunakan perangkat tambahan

Cara menerapkan multilingual kepada anak seperti ini memang bisa menjadi salah satu pilihan yang sangat ideal. Ada banyak perangkat dan media tertentu yang dianggap membantu cara berkomunikasi yang dimiliki anak agar menguasai multilingual. Anda bisa menggunakan perangkat seperti tablet melalui banyak aplikasi atau dengan memutar video yang mengajarkan tentang bahasa asing. Gunakan seluruh perangkat dan media itu pada saat anak anda sedang mengerjakan sesuatu.

  • Selalu berkomunikasi dengan bahasa yang sama

Pastikan bahwa anda selalu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang sama setiap waktu. Pada saat anda ingin mengajarkan bahasa Inggris tentu saja harus terus berkomunikasi dengan bahasa Inggris kepada anak. Bahkan, pada saat berada di luar rumah cobalah untuk menggunakan bahasa Inggris.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *