Biasanya anak yang sudah mulai memasuki dunia interaksi dengan orang lain maka metode berkomunikasi juga akan semakin kompleks. Hal ini sering terjadi pada saat anak mulai masuk di sistem PAUD atau TK. Anak akan cenderung mulai banyak bertanya dan meminta sesuatu. Selain itu, pola pikir yang terbentuk dari anak juga akan mempengaruhi dari setiap keinginan. Kondisi seperti ini membuat anda harus mulai mengajarkan kepada anak tentang membuat sebuah keputusan. Bahkan, ini bisa diterapkan untuk hal yang terkecil sekalipun seperti menu sarapan yang diinginkan. Cobalah untuk mulai mengajarkan anak mengambil keputusan.

5 cara mudah mengajarkan anak mengambil keputusan

Sebenarnya mengajarkan anak mengambil keputusan memang harus dilakukan sejak dini. Hal ini akan membantu anak untuk mulai mandiri. Selain itu, metode ini juga mengajarkan anak untuk menjadi pemimpin kelak. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menerapkan metode pengajaran ini. Biasanya hal ini juga akan dipengaruhi oleh kemampuan dan nalar pikir dari anak itu sendiri. Selain itu, lingkungan sekitar dari anak juga memberikan pengaruh yang cukup besar dalam pengambilan keputusan. Cobalah 5 cara dan metode mengajarkan anak mengambil keputusan yang terdiri dari:

  1. Mulailah bertanya kepada anak

Hal utama dalam mengajarkan anak mengambil keputusan dengan memulai bertanya. Cobalah tanyakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pilihan anak. Hal ini akan memudahkan anak dalam mengambil keputusan. Misalnya saja anda bisa memulai dari hal kecil dengan bertanya ingin sarapan atau makanan yang disukai. Namun, pertanyaan itu merupakan pilihan yang harus dijawab oleh anak. Setiap pilihan yang anda berikan memiliki bobot yang sama sehingga kadang membuat anak cukup bimbang.

  • Memberikan kesempatan bagi anak untuk menjadi bos

Anda bisa menjadikan anak sebagai bos dengan mengikuti seluruh hal yang diinginkannya. Hal ini membuat mereka untuk menghasilkan keputusan terhadap banyak hal dalam sehari. Namun, kondisi seperti ini juga harus mengajarkan kepada mereka tentang setiap pilihan yang digunakan. Berikan masukan terhadap seluruh hal yang diinginkan anak pada pilihannya. Semakin banyak masukan yang diberikan biasanya anak akan mulai mencoba untuk menggunakan alternative lainnya.

  • Kenali kelebihan dan kekurangan dari setiap keputusan

Pastikan anda juga mengenali dan memberikan deskripsi terhadap kelebihan dan kekurangan dari seluruh keputusan yang diambil anak. Hal ini untuk melatih daya pikir bagi anak terhadap keputusan. Misalnya saja pada saat anda mengajak untuk membeli mainan cobalah untuk memberikan pilihan jenis mainan dan berikan saran terhadap kelebihan dan kekurangan dari pilihan mainan itu. Anda harus mengingatkan anda untuk mengambil hanya satu keputusan saja.

  • Buat anak memiliki tanggungjawab penuh dalam satu hari

Cara lain mengajarkan anak mengambil keputusan dengan membuat mereka memiliki tanggungjawab. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan tugas ringan yang harus diselesaikan dalam satu hari. Misalnya saja anda mulai mencoba untuk memberikan tugas untuk merapikan seluruh mainan yang dimiliki. Selain itu, anda juga bisa menawarkan reward terhadap hasil dari tugas yang telah diselesaikan.

  • Berkomunikasi secara intens

Hal yang paling penting dalam mengajarkan anak untuk mengambil sebuah keputusan adalah selalu berkomunikasi secara intens. Metode seperti ini membuat anak akan merasa dihargai. Tentu saja komunikasi yang anda lakukan adalah dua arah dan selalu mendengarkan setiap pendapat yang diberikan oleh anak.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *